Ratna's posts with tag: komik

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag komik
Blog EntrySerasa di Dunia KariageOct 29, '07 12:53 AM
for everyone
Suatu sore D mengurus tanaman-tanaman pot di teras atas kosnya. R, teman kosnya, kemudian nimbrung. Bukan membantu, melainkan melihat-lihat dan memberi usul ini itu. Perlu diketahui, R ini pernah dititipi menyirami tanaman-tanaman milik D ketika D pulang kampung untuk beberapa waktu. Tak hanya menyiram, R menyempatkan diri untuk menyingkirkan daun-daun yang sudah kering dan menggemburkan tanah.

Ada yang menggelitik benak R soal tanaman-tanaman tadi. Lalu, dia pun bertanya pada D
R : Mbak, kenapa sih tanamannya nggak ada yang jenis berbunga-bunga? Kan monoton... hijau melulu.
D : Kalau yang bisa berbunga perlu banyak sinar matahari sedangkan di sini kan nggak dapat banyak sinar matahari.
R : Oooo.... Yang itu juga nggak berbunga? (menunjuk tanaman merambat berdaun kecil-kecil bergerigi seperti daun strawberry)
D : Nggak...
R : Tanaman obat ya?
D : Bukan. Itu gulma.
R : Hah??!! Ngapain dipelihara??? Sial, padahal sudah terlanjur aku sirami dan aku rapihin biar nggak membelit tanaman di dekatnya....
D : Hahahahahahahahahahahahaha.
R : (Dalam hati) Kayak Kariage deeeh....
~~~~~
Catatan:
Kariage Kun adalah komik strip karangan Masashi Ueda (pengarang Kobo Chan). Tokoh utama komik ini tentu saja Kariage, seorang pemuda yang bekerja di PT Honnyara. Karakternya jahil, pendendam, dan jorok. Jorok dalam pengertian denotasi dan konotasi. Siapapun bisa menjadi korban kejahilannya, tanpa kecuali direktur perusahaan tempat dia bekerja. Yang sering menjadi korban adalah Pak Kepala Bagian. Walau begitu mereka tetap akrab. Kejahilan Kariage seringkali muncul untuk membalas komentar atau perlakuan orang padanya. Kadang-kadang komik ini juga menyentil perilaku masyarakat.


Blog EntryKanata KaraMar 8, '07 11:55 PM
for everyone
Artinya from far away. Itu judul salah satu komik favorit saya karya Kyoko Hikawa. Komik ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Dunia Mimpi. Aneh. Kurang pas begitu. Tapi, ya sudahlah; toh saya nggak punya andil dalam penerjemahan dan pengadaan komik yang pembacanya 99% bergender perempuan ini (kata pengarangnya lho).

Nah, ada kutipan dari komik ini yang menerjang kepala saya (lagi) akhir-akhir ini. Petuah dari tokoh bernama Girene de Jeida, mahapatih negeri Zargo.

Dunia ini luas. Bermacam-macam orang hidup dengan cara pikir masing-masing. (Di) Tempat yang tak kuketahui. Aku adalah bagian darinya juga. Aku dulu tak menyadari posisi diriku dalam istana. Aku dulu bermaksud menjalankan negara seorang diri. Aku benar, tapi entah kenapa tak bisa menjalankan apa yang aku inginkan. Aku pernah hidup dalam kerisauan dan ratap tangis. Tapi, mungkin karena aku dulu seperti ingin memasangkan dunia yang luas ini ke dalam bingkai yang kecil, yaitu aku.

Beban di pundakku telah kulepaskan. Sekarang aku akan mencari peranku sendiri tanpa tergesa-gesa, tanpa ambisi, dengan santai.

Dalam dunia yang cenderung semakin tak masuk akal ini; mengingat manusia seolah-olah semakin brutal dan lapar duniawi; hal-hal kecil kadang-kadang terasa sangat mengusik diri; kesabaran dan empati yang tererosi; tak berdaya, merasa tak berarti.... saya ingat kata-kata Jeida.

.... sebab yang namanya satu bagian pasti berhubungan dengan bagian yang lainnya. Bukankah kekuatan yang sekecil apapun akan tersebar ke sekelilingnya? Seperti riak air. Pada tempat yang tak terlihat, dari orang yang satu ke orang yang lain.... (Noriko)




Setidaknya masih ada orang-orang yang tidak tinggal diam kalau ada yang buang sampah sembarangan, bukan? Ada orang-orang yang memikirkan dan bekerja nyata untuk pendidikan bagi anak-anak yang tinggal di kolong jembatan bahkan di pedalaman, di tengah rimba. Ada orang-orang yang giat meneliti untuk kesejahteraan bersama. Masih ada orang-orang yang tersenyum tulus. Dan masih banyak lagi.

Dari satu orang ke orang lain.... mungkin seperti butterfly effect ya?

Nah, saya jadi bertanya-tanya sendiri: apa peran saya. Sudah menemukan peran kamu sendiri? ;)
~~~~~

Catatan:

Tentang Kanata Kara sendiri bisa kamu cek antara lain di:
Gambar-gambar saya ambil dari sana. Kalau berminat baca komiknya, boleh pinjam ke saya. Saya punya lengkap 14 jilid :)

Blog EntryIkan Mas dan Ikan KoiFeb 13, '07 4:31 AM
for everyone
Ini hasil menyimak komik (atau tepatnya kumpulan komik) berjudul Sun Flower's Message semalam. Ya, ya, ya, tindakan "bodoh" di saat perlu berpacu dengan waktu mengerjakan tesis malah keasikan membaca komik.

Aku selalu berharap ikan mas yang ditangkap waktu lomba menangkap ikan itu kalau sudah besar jadi ikan koi (cinta).

Puitis dan romantis kan?

Diceritakan anak perempuan dan anak laki-laki yang berteman sejak kanak-kanak. Tumbuhlah rasa yang tidak biasa pada si anak perempuan. Ketika pergi ke festival musim panas si anak laki-laki ini berhasil menangkap ikan mas dan memberikannya pada si anak perempuan. Si anak perempuan ini bertanya, " Kalau sudah besar ikan mas ini jadi apa ya?" Kata si anak laki-laki, "Ikan mas ya tetap ikan mas." Jawaban yang sama sekali tidak imajinatif, kata si anak perempuan. Tiba saatnya si anak laki-laki meneruskan studinya ke luar kota dan berjanji akan pulang saat libur musim panas dan menangkapkan ikan mas lagi.

Musim panas pun tiba. Dan si anak laki-laki pulang memenuhi janjinya. Dan si anak laki-laki itu kali ini gagal menangkap ikan mas. Belum lagi festival usai si anak laki-laki haruslah pergi. Tahulah si anak perempuan bahwa orang yang ditunggu-tunggunya itu datang sekedar memenuhi janji. "Ikan mas ya tetap ikan mas."  Di saat yang menyedihkan begini ada anak laki-laki lain yang bisa mengatakan, "Kalau sudah besar ikan mas ini akan menjadi ikan koi. Aku berani bilang begitu karena aku yang jamin," sambil menyerahkan ikan mas hadiah untuk si anak perempuan.

Hehehe. Secara keseluruhan sebenarnya ceritanya sederhana. Tapi aku suka pas bagian pengungkapan perasaan lewat ikan mas dan ikan koi. Puitis sekali.
~~~~~
Catatan:
  1. Saya tidak tahu pasti apakah kanji koi bisa berarti cinta. Hikhikhik. Tolong, yang mengerti bahasa Jepang, mohon bantuannya :)
  2. Gambar dilukis oleh Ou-Yang Guo-De atau coba deh klik ini.

ReviewReviewReviewReviewGood Morning, SPANK! [1-7]Jan 19, '07 2:22 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Comics & Graphic Novels
Author:Shizue Takanashi & Shunichi Yukimuro
Ini oleh-oleh dari bursa buku di Gramedia. Semula saya nggak begitu minat dengan bursa buku serupa karena biasanya buku yang saya incar tidak ada. Tapi hari Senin lalu, berhubung sedang jenuh dan ingin jalan-jalan, ke sana juga saya akhirnya. Saya tertarik membawa pulang komik ini karena gambar covernya manis. Maksud saya: sederhana, warna-warna pastel mendominasi khas komik jepang jadul, tidak banyak detail seperti komik-komik umumnya, dan sepertinya menyiratkan isinya lucu.

Ternyata love at first sight nggak selalu menipu. Ternyata benar dugaan saya. Komik terbitan akhir tahun 1970an ini bisa menghibur saya. Komik ini bercerita tentang persahabatan antara SPANK (anjing pemalas, gendut, tidak bisa berenang) dengan Aiko (cewek SMP). SPANK juga berteman dengan Cat (kucing genit milik rival-nya Aiko) dan Pippa (gebetannya Cat).

Bagian awal menceritakan bagaimana SPANK menarik hati Aiko yang baru saja kehilangan anjing kesayangannya yang pernama Pappy. Adaaa saja yang dilakukan SPANK agar bisa diterima Aiko. Kocak deh. SPANK dan teman-temannya itu kadang-kadang juga jadi cupid atau pendamai. Ah, pokoknya SPANK jadi superheronya deh. Langkah menjadi superhero itu lhooo yang kocak tapi mengharukan (aduuuh, cengengnya gue....). SPANK nggak berubah meski ganti pemilik. "SPANK itu bukan anjing, SPANK ya SPANK," kata Aiko.

Meski penggambaran seekor anjing berlebihan - berjalan dengan dua kaki, bisa menuang teh dari teko, makan dengan sumpit, menggendong bayi dan belanja (ah, namanya juga komik....) - tapi dalam hal hubungan manusia-manusia jalan pemikirannya sederhana, tidak ekstrim hitam-putih, sesuai dengan umur tokoh yang umumnya masih SMP.

Sayang, saya nggak nemu gambar cover komik ini di internet (curiga nih, penjaga cumi memblokirnya :p), tapi saya nemu satu gambar SPANK dari http://www2.gol.com/users/keikok/cellulos/span1/index.htm. Begitulah kira-kira si SPANK itu. Menggemaskan nggak? ;)


ReviewReviewReviewReviewWild CatsNov 11, '06 1:28 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Comics & Graphic Novels
Author:Reiko Shimizu
Barangkali ini komik pertama yang menguras air mata saya. Tunggu sebentar. Apakah saya sudah sedemikian cengeng atau memang cerita dalam Wild Cats sungguh menyentuh? Putuskan setelah kamu membacanya hehehe.

Gambarnya bagus. Garis-garisnya lembut. Penokohannya OK. Ekspresinya pas banget. Kalau orang bilang mata adalah cermin jiwa, di sini mata - hanya dengan ekspresi mata, perasaan tokoh sudah cukup terwakilkan. Barangkali saya hiperbola? Tentukan setelah kamu membacanya.

Dalam Wild Cats ada 3 bagian cerita. Dua bagian pertama bertutur tentang hubungan manusia dengan binatang peliharaannya. Bagian ketiga, sama sekali tidak berkaitan dengan dua bagian lain, bertutur tentang rahasia. Dua cerita awal itulah yang membuat air mata saya tumpah menganak sungai (memalukan!) di samping saya bisa tersenyum untuk adegan-adegan konyolnya.

Benarkah binatang peliharaan bisa punya ikatan emosi yang kuat dengan pemiliknya sehingga rela melakukan apa saja untuk tuannya itu? Benarkah kalau binatang seliar dan sekuat singa bisa semanis anjing dan selembutkucing kalau sejak bayi tidak "disadarkan" bahwa dia itu singa? Apakah binatang juga punya emosi, perasaan tersisih, punya keinginan untuk selalu berada di samping seseorang yang menganggapnya penting? Apakah mungkin dia punya rasa malu dan tidak berharga karena sudah mengecewakan tuannya? Apakah dia bisa menyadari bahwa nasibnya yang terombang-ambing di masa lalu hanyalah suatu "cara" untuk membawanya pada seseorang yang mengakui keberadaannya, menganggapnya segalanya, seseorang yang diimpikannya?

Saya rasa cuma metafora (eh, bener nggak sih istilahnya? :p) tapi kena banget. Eh. memelihara singa kayaknya seru juga ya. Hmmm..... *membayangkan punya singa*

Kalau untuk cerita bagian ketiga, saya cuma punya tiga kata: nggantung tapi keren ;)


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help