Ratna's posts with tag: jalan-jalan

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag jalan-jalan
Photo AlbumSt. Tawang - Semarang (35 photos)Jul 11, '08 4:07 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Tanggal 7 dini hari kami kembali ke Semarang. Masih ada waktu sekitar 1 jam sebelum KA Fajar Utama Semarang berangkat. Nggak bisa keliling kota Semarang lah. Jadi, harus puas dengan seputar St. Tawang. Mana masih sepi, nggak ada penjual makanan khas daerah yang menjajakan dagangannya. Yah, agak nggak puas sih. Hunting foto nggak jadi, wisata kuliner apalagi :(

Photo AlbumVitta's Wedding and Trip to Juwana (34 photos)Jul 11, '08 3:48 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
5 Juni adalah hari yang kutunggu-tunggu. Berminggu-minggu ber-mood main, main yang jauh. Dan akhirnya pernikahan Vitta bisa jadi alasan untuk jalan-jalan jauh. Nggak tanggung-tanggung, ke Juwana, di pesisir utara sana. Berdua dengan Lina naik kereta sampai Semarang kemudian dilanjutkan dengan bus jurusan Surabaya. Menurut Vitta lebih cepat kalau naik bus jurusan Surabaya daripada bus jurusan Pati-Juwana.

Malamnya kami main ke rumah Mbak Dwi. Berempat naik dalam 1 becak. Bukan maksud kami mengeksploitasi tenaga tukang becak, melainkan tukang becaknya sendiri yang nyuruh kami berempat naik ke 1 becak saja. Dan, kami pun menikmati suasana alun-alun Juwana di malam hari :)

Photo AlbumKe Ragunan (18 photos)May 9, '08 1:54 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Jalan-jalan-bersama pertama anak-anak Litbang BMG. Heuh, kayak jaman kuliah aja. Jalan-jalan-bersama pertama ke kebun binatang!

Acara tambahan: makan siang bersama, rujakan, tukar kado, dan curhat. Curhat belum selesai tiba-tiba BRRREZZZZ... Hujan deras! Selamatkan diri masing-masing! Bubar deh. Begitu hujan reda, kami pun pulang. Padahal belum naik sepeda, belum liat jerapah, belum liat eland, belum naik bebek-bebekan... :p

Photo AlbumSan Severa (21 photos)Jul 29, '07 1:08 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Hari itu saya merasa goblok sekali. Setelah pergi ke Ostia Antica ternyata piknik dilanjut ke pantai! Hah! Jadi rupanya saya sudah salah mengerti. Di papan pengumuman di dekat tangga ke kelas katanya acara sesudah ke Ostia Antica memang dirahasiakan sih. Tapi, umumnya para siswa sudah bawa perlengkapan ke pantai. Hikhikhik. Boku wa baka! Jangankan baju renang, sendal pun tak bawa.

Untungnya ada objek lain: kastil. Tapi kastilnya lagi tutup :( Masih di lingkungan kastil ada museum maritim. Tapi belum buka sebelum jam 4 kalau nggak salah sementara waktu itu masih jam 2-an. Untungnya lagi dua kawan saya, Tereza dari Checz Republic dan Lisseth dari Peru, juga tidak berenang. "I will die if I go swimming," kata Tereza. Akhirnya, kami bertiga duduk-duduk di pasir pantai beralaskan handuk yang dibawa Tereza dan di bawah naungan payung kecil saya. Hehehe, tampak aneh di tengah lautan manusia yang pakai bikini :D Heuh! Kan sudah ke salah satu pantai di Italia, rugi dong kalau nggak merasakan airnya :p Ya suds, kami bertiga bergantian nyemplung ke air.

Karena bosan, kami meninggalkan pantai dan berteduh di kafe. Eeeh, ketemu Nestor, kawan dari Mexico. Lumayan lah, sambil menunggu yang pada berenang selesai kami berbincang santai. Oh, jadi sedikit berat sih sampai akhirnya waktu makan es krim tiba hehehe. Slrrrp! Tapi sebelumnya lihat-lihat tempat restorasi dulu aaah...

P.S: kalau banyak foto-foto saya, tanyakan saja pada Lisseth :p

Photo AlbumFlora dan Fauna di Ostia Antica (32 photos)Jul 27, '07 7:10 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Awalnya foto-foto di sini mau digabung saja di album Ostia Antica, tapi kok banyak, jadi ya dibikin album sendiri. "Nggak di Bosscha, nggak di Italia, motonya kok bunga," kata Agus. Kalau Njam pasti bilang, "Kamu ini astronom apa ahli biologi?" Saya akan jawab, "Astrobiologi".

Photo AlbumOstia Antica (58 photos)Jul 25, '07 6:37 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Seminggu setelah ke Florence, sekolah mengadakan Saturday trip. Pilihannya ada dua: ke pantai atau ke Ostia Antica. Ternyata sebagian besar murid ingin pergi ke Ostia Antica, semacam kota pelabuhan di jaman dahulu kala. Saya sudah nggak bisa berkata apa-apa lagi mengenai reruntuhan bangunan ini. Masih terlihat keteraturan bangunan kota dan fungsinya. Waktu 2 jam tidak cukup untuk mengeksplor detail-detail bangunan di sini. Atau saya yang terlalu lambat berjalan dan keasyikan motret seperti biasa? Aaaah, lebih baik lihat foto-fotonya saja hehehe.

Photo AlbumKe San Gimignano, Siena (62 photos)Jul 4, '07 8:45 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Hari ke-3 saatnya mengucap arrivederci, Firenze. Tapi bukan berarti jalan-jalan selesai. Siena menanti! Saatnya belanja hahahaha.

Hampir tersesat lagi. Asik keluar-masuk liat barang-barang lucu (liat doang... hahaha), pas keluar udah nggak ada orang-orang yang kukenal. Tapi jalannya kan lurus jadi nggak masalah. Nggak mungkin tersesat lah. Akhirnya ketemu juga sama yang lain. Fyuuh.

ddd
dThumbnaild
ddd
Sampai di hotel jam 8 malam. Masih sempat makan malam walo dengan buru-buru soalnya jam 9 harus sudah siap pergi ke Piazza Michelangelo, tempat yang jangan sampai dilewatkan kalau ke Florence. Padahal dessert-nya gelato (es krim) gitu loooh. Kan enaknya makan dengan sepenuh rasa :p

Dengan rasa was-was akan ketersediaan tenaga batere di kamera, saya pergi ke sana juga. Indah banget. Rasanya ingin berlama-lama. Merasai sensasi melayang-layang di antara sejuta bintang. Bintang di langit dan gemerlap Florence di bawah sana :)

Btw, selama di Florence saya sering banget bertemu dengan orang Jepang. Haiyah, jauh2 ke Italia ketemunya kok orang Jepang :p Yah, karena keterbatasan batere, cuma segini foto yang bisa saya ambil.

ddd
dThumbnaild
ddd
Pulang ke hotel, beristirahat, mengisi ulang tenaga untuk perjalanan selanjutnya. Terbangun jam 5 sore kurang sedikit, saya bergegas merapikan diri. Bermodal peta, kompas, dan kamera dimulailah petualangan. Sendiri. Teman-teman saya belum pulang. Mau ngajakin Sarah Sue... nggak enak bangunin orang yang (kayaknya) masih tidur. Jalan-jalan sampai menjelang makan malam.

Di jalan menuju museum ketemu Dante Minniti sekeluarga dan Fr. Jose. Katanya tiket masuk ke museum mahal jadi nggak masuk ke museum. Weleh. Buat mereka aja mahal apalagi saya :p Tapi bagus sih di luarnya. Katanya.

Di Vecchio Bridge pemandangannya bagus banget. Pengen difoto... coba foto sendiri. Klik. Eeeh, ada bule nawarin motoin. Ya sudah. Thanks so much! :)

ddd
dThumbnaild
ddd
Hari ke-2 di Florence, trip dimulai dengan mengunjungi museum sains. Saya dan 2 orang teman (Tijl dan Sofia) sempat kehilangan jejak rombongan kami karena keasikan motret. Alhamdulillah akhirnya ketemu Kevin yang tahu jalan masuk ke museum.

Nggak boleh motret di sana. Foto-foto koleksi museum sudah ada di website museum: http://www.imss.firenze.it/. Yang menarik adalah ada jari tengah Galileo Galilei. Sayangnya cuma satu nih: keterangan dalam bahasa Inggris kurang banyak.

Saking asiknya melihat-lihat koleksi, sudah terlalu terlambat untuk menyadari bahwa saya tertinggal dari rombongan (lagi!). Tolah-toleh. Fyuuh, ada Fr. Richard. Jadi saya dekat-dekat aja sama dia. Nggak mau ilang lagi. Trus muncul Sarah Sue, Fr. Andy, dan seseorang yang ketemu di villa galileo (nggak tau siapa namanya).

Bersama mereka kami masih berkeliling-keliling museum sampai Andy bilang ingin keluar dan makan siang. Richard masih bersemangat melihat-lihat koleksi museum tapi akhirnya Andy benar-benar mengajak makan siang. Fyuuh. Memang sudah lapar tauuu, udah jamnya makan siang. Andy yang memilih tempat. Sama sekali pilihan yang nggak salah. Dan yang lebih asyik lagi saya dan Sarah Sue ditraktir sama Andy hahaha. Saya pilih penini untuk makan utama, minumnya coke, dan tiramisu untuk dessert. Saya pengen nyobain tiramisu asli Italia :p Kata Richard (atau Andy ya) tiramisu artinya pick me up.
Tira=pick, mi=me, su=up :) Nyaaam... kenyaang... makan pelan-pelan, nikmati. Itu kunci umur panjang, kata Andy gitu hehehe.

Setelah makan siang, kami mampir ke Baptistry Geovanni. Seharusnya bayar 3 Euro per orang biar bisa masuk Baptistry. Tapi, lagi-lagi kita ditraktir. Kali ini sama Richard. Hehehehe. Setelah ke Baptistry baru deh pulang beneran.

ddd
dThumbnaild
ddd
Akhirnyaaa, masuk ke pusat kota dan sampai di hotel yang tidak jauh dari S. Arno. Setelah makan malam yang disajikan dari jam 7:30, kami memutuskan jalan-jalan di sekitar hotel. "Sekitar" tuh ya kala dirasa-rasa kaki udah jalan melewati via demi via lebih dari 10 km.

ddd
dThumbnaild
ddd
Yuhuuuu... setelah 2 minggu belajar non-stop (bohoooong!) sekolah mengadakan piknik 3 hari 2 malam (Jumat-Minggu lalu) ke Firenze alias Florence. Akomodasi di sana sudah tersedia. Berangkat dari terminal bus dekat sekolah jam 9 pagi lebih dikit. Tujuan pertama ke lab adaptive optic di Galileo Galilei Institut (?) di Arcetri. Dilanjut ke vila Galileo baru deh ke hotel.

Btw, di sini mulai banyak foto narsis nih. Kenapa? Begini ceritanya. Saya kan pendiam dan pemalu (ya kan?). Selama sekolah apalagi. Tampak seperti penderita autis kayaknya hahaha. Dalam perjalanan ke Firenze kami makan siang di suatu taman terbuka di pinggir highway. Awalnya kami terlindungi dari terik matahari berkat awan-awan kelabu. Eeeh, baru beberapa gigitan roti... mak byar.... panassss. Saya kan nggak tahan silaunya. Ya suds... saya minggir dong, nerusin makan di bawah pohon. Sendiri. Teman-teman saya pada enjoy duduk di bawah terik matahari. Biar kulitnya tan gitu... hehe.

Perasaan saya mulai nggak enak. Apalagi waktu direktur sekolah berjalan ke arah saya. Ditanya dong kok duduk sendirian. Oh, saya cuma nggak tahan panasnya. Ok. Saya mulai berpikir mereka mengira saya menyendiri karena saya satu-satunya muslim. Kemudian sekretaris sekolah juga menghampiri dengan pertanyaan yang kurang lebih sama ditambah nasehat kalau ada apa-apa bilang saja. So far so good, kok, Mam :) Sampai di situ beres.

Pas sampai di Arcetri... dalam perjalanan ke vila galileo saya asik moto-moto bunga sementara teman-teman yang berada di sekitar saya bergantian memotret rekannya. Kebetulan di deka situ ada sekretaris sekolah. Langsung deh dia nawarin motretin saya. OMG... hya ampuun... saya bukannya nggak mau minta difotoin cuma memang saya nggak suka difoto... tapi ya sudahlah daripada bikin orang kuatir hehehe. Pas sampai di vila galileo banyak-banyakin memotret diri. Selain nggak banyak objek yang bisa kutangkap sih :p

Nah yang lebih 'parah lagi' pas sampai di institut. Andy, seorang pendeta yang ramah sekali kalau memanggil nama saya, menanyakan pertanyaan yang kurang lebih sama. Ditambah: but they didn't come with you; is it because of your religion? Tentu tidaaaaak. Dan sejujurnya baru kali itu saya tahu bahwa dia seorang pendeta karena dia mengakuinya.

Yap, daripada banyak cerita, lebih baik lihat foto-foto sajaaaa.

Photo AlbumTrip ke Roma II (90 photos)Jun 21, '07 10:45 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Hari Minggu kan ndak ada sekolah, jadi pada jalan-jalan deh. Mana lagi selain Roma... Banyak tempat yang bisa dikunjungi di Roma. Makanya kami ke sana lagi hari Minggu lalu. Kali ini, karena kami berangkat sejak pagi, kami bisa melihat-lihat banyak tempat, di antaranya Pantheon, Fontana de Trevi, dan Spanish Step. Nama-nama tempat lainnya saya ndak ingat termasuk beberapa Piazza yang kami tongkrongi hehehe. Batere kamera saya habis waktu sampai di Spanish Step :( Ga punya dokumentasi pribadi di sana deeeh :( Spanish Step itu barangkali ibarat Malioboro-nya Yogya. Orang tumplek bleg, duduk-duduk dan ngobrol ngalor-ngidul. Di sekitarnya banyak toko-toko termasuk counter-nya Dior hekhekhek...

Perjalanan berakhir dengan cara yang mendebarkan. Kereta terakhir dari Roma Termini ke Castel Gandolfo berangkat jam 8:06 malam. Sekitar jam 6:30 kami masih kelimpungan mencari salah satu rekan yang lenyap. Konyolnya, dia hilang di jalan yang lurus. Beuh. Ternyata dia sudah menunggu di tengah Piazza, tak jauh dari kami berkumpul!

Segera kami naik metro ke Termini. Beuh, pake mesin tiket-nya ngadat pas giliran saya! Kami tiba di stasiun metro tepat pada waktunya. Fyuuuh. Tiba di Termini kami masih punya waktu untuk beli makan malam. Lima menit menjelang jam 8 kami mencari mesin untuk memvalidasi tiket kereta. Ndilalah kok ya nggak bisa! Coba lagi baru bisa. Punya saya harus diulang 5x ada kali sampai tercetak tanda validasi. Fyuuuh. Masih ada waktu nggak sampai menit sebelum kereta berangkat.

Kereta kami seharusnya berangkat dari platform 18. Kami tidak menemukannya! Platform 17 dan 19 bersebelahan. Jadi, dimana platform 18? Mestinya di antaranya, kan? Mosok kudu nembus tembok seperti di cerita Harry Potter? :p Where's the heck the platform 18? Ternyata ada nun jauh di sana, lebih dari 200m jauhnya dari tempat kami. Maka, berlari-larilah kami mengejar kereta. Bener-bener sudah mepet waktunya. Can we make it... can we make it... Fyuuuh, sampai! Dada rasanya sesak banget. Udah gitu keretanya ga berangkat-berangkat. Uuuuugh, bete kan! Rekan saya dari Canada, Nathan, yang ternyata sudah menemukan lebih dulu platform 18 bercerita bagaimana dag-dig-dug-ser hatinya sebelum kami tiba, "O, God! Muga-muga mereka (kami yang telat ini) segera nyadar dimana platform 18."
~~~~~
P.S: kali saya tidak begitu menikmati jalan-jalan. Mungkin karena terlalu banyak orang di tempat-tempat yang saya kunjungi. Terutama waktu di Fontana de Trevi. Fontana-nya indah.. kalau nggak terlalu banyak orang...

Photo AlbumKe Subiaco (59 photos)Jun 20, '07 5:18 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Ceritanya mah udah saya tulis di blog (Naik, Naik Ke Puncak Gunung; Tinggi, Tinggi Sekali). Ini foto-fotonya. Ndak ada foto-foto pas main bola voli euy, saya ndak nitip ke yang nggak ikut main buat motoin.

Photo AlbumTrip Ke Roma I (63 photos)Jun 20, '07 3:53 PM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Hari kedua sekolah belum ada kuliah. Cuma sambutan dari direktur sekolah dan penjelasan teknis dari pengajar. Setelah makan siang adalah waktu bebas. Jadi anak-anak memutuskan jalan-jalan ke Roma yang bisa ditempuh dengan 1 jam berkereta. Karena waktu terbatas, tidak banyak tempat yang bisa dikunjungi. Tujuan utama adalah koloseum. Nonton Maximus bertarung dengan singa lapar :p Nggak laaaah...

Begitu turun jleg dari kereta di Roma Termini, banyak objek yang bisa dipotret. Hehehe, kampring ye :p O, ya, sebelum ke koloseum, kami ke Basilica of Santa Maria Maggiore.

Yep, kemarin kami ke Subiaco, mengunjungi suatu biara benedictian di sana. Jam 8 pagi kami menyiapkan bekal makan siang (sandwich, peach, dan snack). Benar-benar seperti anak sekolah ya hehehe. Bekal makan siang di kantung plastik dan cooler box berisi softdrink dan air minum. Mari kita berpiknik, anak-anak! Satu jam kemudian kami sudah siap di bus yang akan membawa kami ke Subiaco. Yippi!

... kiri, kanan, kulihat saja banyak pohon cemara a-a...

Perjalanan yang mengasyikkan. Bagaimana tidak. Pemandangan bukit di kiri kanan seiring kelokan demi kelokan yang kami lalui. Pemukiman di bukit seberang atau di lembah memoles bukit hijau dengan warna peach arsitektur italia. Di beberapa tempat ladang gandum (?) membentang dan gulungan jerami berjajar.

Well, yah, ini untuk kesekian kalinya saya masuk ke gereja atau sejenisnya di Roma. I was getting though with that but I tried to enjoy it. Hey, I'm in Rome. So, just enjoy :p Saya berusaha mendengarkan sejarah pendirian biara yang "dipahat" di bukit yang dijelaskan mbak pemandu yang cantik. Tapi, saya sungguh nggak bisa. Yang sempat saya perhatikan adalah bahwa lukisan-lukisan di sana mengandung banyak simbol. O, iya, dan juga tentang seseorang yang sebelum masuk biara pernah membunuh sehingga dia mengenakan "helm" khusus (pertanda) untuk menghapus dosa. Signorina, maaf ya...

Apa yang diharapkan dari bangunan yang "dipahat" di bukit? Bergua-gua. Bertangga-tangga. Sedikit misterius. Kesan yang kuat yang saya rasakan: sederhana. Ya, bila dibandingkan dengan tempat-tempat yang saya kunjungi sebelumnya -- St. Peter, Basilica Maria, dan lain-lainnya yang saya lupa namanya -- yang megah, indah, dan berkilau.

Piknik masih berlanjut. Kami dibawa direktur sekolah ke suatu tempat semacam vila. Anak-anak, bekal boleh dibuka dan selamat makan! Yihaaa! Direktur membawa tiga bola ternyata. Mari bersenang-senang. Main bola voli atau sepakbola. Terserah mana yang kamu suka. Tiga anak mulai melempar bola di lapangan voli. Saya menyusul. Dua lawan dua. Nggak masalah bola melenceng kemana. Yang penting gembira. Tak lama kemudian anak-anak lain menyusul. Lima oh tidak enam lawan enam. Oh bukan. Tujuh lawan tujuh karena tak lama kemudian dua anak lagi menyusul. Tujuh lawan tujuh dalam permainan bola voli? Ah, nggak masalah. Sekali lagi, yang penting gembira! Beberapa anak laki-laki mulai gerah dan melepas kaos (ups!). Dan permainan terus berlanjut dengan penuh gelak tawa, teriakan-teriakan memanggil nama siapa yang mestinya menerima lemparan bola, dan "Ouch", dan "oh no".

Skor terakhir adalah dua ratus sama hahaha. Nggak deng. Nggak peduli berapa skornya. Yang penting... gembira! Tendang sana, lempar sini, gaya kungfu... apapun! Bola sempat nangkring di pohon dan Nestor, our fellow from Mexico, berusaha mengguncangnya agar bola jatuh. Oh, bercanda! Mana mungkin mengguncang pohon cemara sebesar pelukan orang dewasa. Dan pohon ini pula yang kami jadikan kambing hitam untuk bisa servis lagi hahaha.

Sepakbola menyusul kemudian. Saya nggak ikut. Capek. Dan lengan saya sudah penuh memar dan bengkak gara-gara voli (apa hubungannya coba? main sepakbola kan pakai kaki :p). Direktur sekolah sepertinya ikut main pula.

Jam empat menjelang. Diiringi rintik gerimis hujan. Saatnya pulang, anak-anak. Bersihkan sampah. Rapikan kursi-kursi yang dipakai. Angkat cooler box ke bus.

Di dalam bus baru terasa lelahnya. Lelah tapi senang. Daaan, puncaknya adalah saat direktur sekolah mengumumkan bahwa nanti akan makan es krim. Paus menraktir kami es krim. Kalau nggak salah tangkap ya direktur sekolah bilang gitu. Horee! Hampir tiap siang saya makan es krim. Oooh, siapa yang tidak tergoda makan es krim aneka rasa. Cokelat, almon, vanila, dan masih banyak lagi dengan nama-nama yang terdengar seperti mantra :p. Sampai sekarang saya masih nggak ingat nama-namanya kecuali strachtiolla (?), es krim dengan remah-remah cokelat, dan naciola (rasa kacang dengan cincangan kacang atau kacang utuh). Hmmm... slrp, slrp, berlomba-lomba memainkan lidah, berpacu dengan laju melelehnya es krim.

Pulang, senang, kenyang ;)
~~~~~
P.S : foto-fotonya belum bisa di-upload. Tiap kali mau upload, baterainya habis. Too bad...

Photo AlbumNonton Wayang (29 photos)May 16, '07 3:52 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Percayalah saya sedang tidak di Yogya waktu nonton wayang orang ini tapi di Jakarta. Iya, di Jakarta. Saya takjub - meskipun ada yang bilang "jaman sekarang jangan gampang heran, bingung, dan takjub" - di tengah Jakarta yang metropolitan ada pertunjukan wayang orang. Rutin pula. Digelar di Gedung Bharata di bilangan Senen Jakarta Pusat setiap Sabtu mulai jam 8:30 malam. Duduklah dengan nyaman di kursi empuk layaknya bioskop 21. Mau pesan-pesan makan malam nggih monggo silahkan. Panas? Ndak tuh. Ruangannya ber-AC yang diset pada temperatur yang pas. Isis. Selamat menikmati drama selama kurang lebih 2.5 jam.

Awalnya mungkin serasa nonton film asing tanpa subtitle. Ndak mudeng! Apalagi saya nggak ngerti cerita perwayangan. Nama-nama tokohnya juga ndak hapal kecuali Janaka alias Arjuna. Jadi menit-menit awal saya diliputi penuh tanda tanya dan kebingungan. Menit-menit selanjutnya berusaha memahami jalan cerita walau tidak tahu nama tokoh dan pertaliannya hahaha. Untunglah ada teman yang lumayan mengerti perwayangan. Jadi usaha memahaminya ndak repot-repot. Oh, iya, pentas kali ini mengambil lakon "Petruk kelangan pethel" - Petruk kehilangan pethel. Pethel kalau dalam bahasa Indonesia apa ya?? Yah, pokoknya senjata yang dibawa Petruk hehehe.
~~~~~
Catatan:
Foto-foto: atas kebaikan Herry (http://hericz.net/)

Photo AlbumOleh-oleh dari Survei di Sumedang (40 photos)Apr 30, '07 1:40 AM
for everyone
ddd
dThumbnaild
ddd
Untuk acara gathering dan star party bulan Agustus nanti, tim Rig-K menyurvei lokasi (SPD Tanjungsari, Sumedang). Ya survei tempat, ya survei kuliner hikhikhik.

EventSurvey Ke SumedangApr 26, '07 4:12 AM
for everyone
Start:     Apr 28, '07 09:00a
Location:     Tanjungsari dan sekitar
Survey ke IPDN... hikhikhik. Nggak deng. Survey tempat buat gathering dan star party di Tanjungsari, Sumedang. Aseeeek, jalan-jalan....

Blog EntryWhat Was I Doing in Malaysia?Mar 15, '07 10:20 PM
for everyone
Beberapa hari yang lalu seorang teman yang sedang menghadiri ISYA mengontak saya via YM. Katanya, "Ratona, namamu disebut-sebut di ISYA." Wuih, apa pula nih? Hebat betul saya kalau begitu. Tentang riset saya? Ah, riset saya kan masih belum apa-apa. Pasti dia bercanda.


Duh, teman saya ini kok ya tega-teganya bikin saya penasaran. Alih-alih langsung memberi tahu apa yang terjadi, dia bilang ceritanya sudah dikirim ke mailing list Himastron. Dia menulis:

pas mau nyebrang ke langkawi, iseng2 liat poster .. & hmmh .. ratna ..
what were you doing in here??? :p

dan melampirkan foto di bawah ini:


MUKYAAA! Kontan saya tertawa. Bisa-bisanya teman saya itu menemukan saya nyempil di antara mie, bihun dan kwetiaw :p Haduh, terbayang.... dikejar-kejar, dipotong, dibului, dicincang, ditambah bumbu, lalu dicampurkan pada mie.... Lho, memangnya saya ini ayam? :p

Tak urung, karena menyangkut persamaan nama nih, saya jadi penasaran siapa eh apa itu ratna dalam mee ratna. Google nggak bisa memuaskan saya. Ada foto sepiring mee ratna tapi tidak ada penjelasan komposisinya. Fotonya kecil pula. Banyak taut yang mengaitkannya dengan kebudayaan India dan Budha. Oh, ya, memang kata "ratna" itu berasal dari bahasa Sanskerta yang artinya permata bukan? Satu titik terang muncul ketika saya masuk ke halaman yang berkisah sekelumit tentang budaya Bali. Di halaman itu disebut-sebut berbagai nama bunga, salah satunya bunga Ratna. Oooh, jadi nama bunga toh? Hmm, mungkin mee ratna itu mee yang diberi bunga ratna seperti sup kimlo yang berisi bunga sedap malam kering. Hmm, tapi kok ya nggak ada fotonya..... :( Teman saya tadi juga belum mencoba makanan ini soalnya pas dia lewat warungnya masih tutup hehehe. Sambil menunggu kabar dari dia, adakah yang tau apa sih mee ratna itu? Terima kasih sebelumnya.

Pages:12
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help