Ratna's posts with tag: astronomi
Link: http://rukyatulhilal.org/Selengkung sabit yang sangat menentukan Kapan kita mulai berpuasa bulan Ramadhan Kapan 1 Syawal tiba dan kita berlebaran :)
Link: http://nielsen.sp01.ab-webspace.de/index.php?link=news&lang=1Judulnya serem ya. Ini web punya nona Jerman yang nyentrik. Nemu web ini dari Universe Today yang membahas salah satu karyanya yang mencitrakan bulan dan matahari dilihat dari kutub utara. Enjoy!
P.S. Ceunah beberapa karyanya dihasilkan dari suatu program. Versi freeware bisa diunduh dari link yang disebut di webnya. Berhubung masih males menelusuri apalagi mengunduk freeware tadi, sementara aku kasih link Mbak Inge ini dulu :D
 Ya, Anda diperbolehkan menamai satelit. NASA mengundang Anda sedunia untuk menamai satelit barunya sebelum diluncurkan pertengahan tahun ini. Sebelumnya satelit ini dipanggil GLAST, kependekan dari Gamma-ray Large Area Space Telescope. Keterangan lebih lanjut baca di sini. ~~~~~ Catatan: Gambar menunjukkan ilustrasi wahana GLAST ( credit: NASA and General Dynamics)
| Start: | Aug 3, '08 | | End: | Aug 6, '08 | | Location: | Yunan Hotel, Kunming, Yunnan, P. R. China | http://aprim.ynao.ac.cnAs a grand assembly of the Asia-Pacific astronomers, this meeting is determined to construct a coordinated environment for research exchanging and collaboration, as well as to maintain a sustainable development of the regional astronomy and astrophysics. Preliminary Scientific Programme Topics: 1.Solar Physics,Sun-Earth Interaction, Planetary and Exo-planetary: Physics and Dynamics. 2.Stellar Evolution,Activities, Binaries. 3.Compact Objects, AGNs and High Energy Astrophysics. 4.The Milky Way, Interstellar Matter and Star Formation. 5.Galaxies and Cosmology. 6.Astronomical Instrumentation and Techniques. 7.Astrometry, Virtual observatory and others. 8.Education and Popularization of Astronomy. Important Dates: Feburary 15, 2008 Deadline for application of IAU grant April 30, 2008 Deadline for submission of abstracts May 31, 2008 Deadline for early registration ~~~~~ Phew, mikir-mikir apa yang bisa dikembangin dari code buat acara ini.... run code, bikin paper, apply travel grant... Anyone?
 Sewaktu membuka halaman-halaman akhir dari tulian C. D. Impey dalam Vistas in Astronomy (1995) berjudul The Search for Life in The Universe: A Humanistic Perspective, saya terantuk pada puisi di bawah. Perdebatan mengenai kehidupan di luar Tata Surya menempati arena budaya yang luas, tulis Impey. Saat itu dukungan untuk SETI (Searh for Extraterrestrial Intelligence) sangat minim dari Kongres AS. Pendanaan seret dan olok-olok mencari alien dihembuskan. Di sisi lain, publik justru mendukung meskipun dukungan ini didorong atas keyakinan adanya alien alih-alih pemahaman ilmiahnya. Impey wrote, "Arts and Humanities can bridge the gap between knowledge and ignorance." Bukankah imajinasi fiksi sains telah begitu menakjubkan? Dan, puisi karya Diane Ackerman berjudul Ode to Alien (1983) ini menurut Impey menunjukkan bahwa kehidupan di alam semesta (kehidupan di luar Bumi) menempati domain penyair sama banyaknya dengan domain ilmuwan. Beast, I've known you in all love's countries, in a baby's face knotted like walnut meat, in the crippled obbligato of a polio-stricken friend, in my father's eyes pouchy as two marsupials, in the grizzly radiance of a winter sunset, in my lover's arm veined like the blue-ridge mountains. To me, you are beautiful until proven ugly.
Anyway, I'm no cosmic royalty either: I'm a bastard of matter descended from countless rapes and invasions of cell upon cell upon cell. I crawled out of slime; I swung through the jungles of Madagascar; I drew wildebeest on the caves at Lascaux; I lived a grim life hunting peccary and maize in some godforsaken mudhole in the veldt.
I may squeal from the pointy terrorof a wasp, or shun the breezy rhetoric of a fire; but, whatever your form, gait, or healing, you are no beast to me, I who am less than a heart-flutter from the brute; I who have been beastly so long. Like me, you are the pool of quicksilver in the mist, fluid, shimmery, fleeing, called life.
And life, full of pratfall and poise, life where a bit of frost one morning can turn barbed wire into string of stars, life aromatic with red-hot pizzazz drumming ha-cha-cha through every blurt, nub, sag, pang, twitch, war, bloom of it, life as unlikely as a pelican, or a thunderclap, life's our tour of duty on our far-flung planets, our cage, our dole, our reverie
Have you arts? Do waves dash over your brain like tide rip along a rocky coast? Does your moon slide into the night's back pocket, just full when it begins to wane, so that all joy seems interim? Are you flummoxed by that millpond, deep within the atom, rippling out every star? even if your blood is quarried, I pray you well, and hope my prayer your tonic.
I sit at my desk now like a tiny proprietor, a cottage industry in every cell. Diversity is my middle name. My blood runs laps; I doubt yours does, but we share an abstract fever called thought, a common swelter of a sun. So, Beast, pause a moment, you are welcome here. I am life, and life loves life.
~~~~~ Catatan: Gambar di atas adalah Arecibo Message, pesan digital yang dikirimkan ke gugus bola M13 dari teleskop radio Arecibo di Puerto Rico (kalau pernah nonton film Contact, pasti kebayang kayak gimana heheheh) dan terkenal sebagai usaha umat manusia berkomunikasi dengan makhluk luar angkasa (E.T). Gambar diperoleh dari news.cornell.edu.
Selama satu dekade terakhir telah ditemukan 270 sistem keplanetan di luar Tata Surya (exoplanet). Sebagian besar planet-planet ini berupa planet gas dan bermassa kurang lebih setara dengan Jupiter – bahkan lebih. Belakangan juga ditemukan planet yang lebih kecil. Massanya setidaknya 10 kali massa Bumi yang kemudian disebut sebagai Bumi-super (super-Earth). Istilah super-Bumi sering digunakan untuk menunjuk planet bermassa 2-10 kali massa Bumi. Penggunaan istilah ini agak rancu karena menyiratkan bahwa planet yang demikian berupa batuan dan massa menjadi satu-satunya pembeda dengan Bumi. Namun, planet yang akan menjadi objek pembahasan dalam tulisan ini sangat mungkin berupa icy planet dengan komposisi yang berbeda sama sekali dari komposisi Bumi.
| Start: | Dec 15, '07 | | Location: | Observatorium Bosscha, Lembang |
Ada apa? Gerhana bulan total (GBT) duwoong heheh. Lihat nggak? Ngamat nggak? Seumur hidup baru kali ini saya bisa lihat gerhana loh. Saya malas ke Observatorium Bosscha karena pengunjung pasti membludak. Walhasil saya nggak akan bisa ngamat dengan khusyu'. Untungnya ada rekan seangkatan yang juga staf Lembaga Penerbangan dan Antariksa (Lapan) Bandung. Jadilah saya nebeng dia untuk ngamat di Lapan hehehe. Sekitar pukul 17:30 bulan belum muncul. Lewat maghrib bulan juga masih belum kelihatan. Teleskop diarahkan ke Jupiter dan mengambil beberapa citra. Sekitar 7 orang bergantian meneropong dengan 2 teleskop. Teleskop Vixen 103 mm dengan kamera Nikon D70 dan teleskop Celestron 8". Bulan kok nggak muncul-muncul ya. Rupanya masih tersembunyi di balik Giant Hypermarket! Mana mendung terlihat di sana sini. Saya jadi was-was. Apakah pengamatan ini akan digagalkan oleh awan?
Tak lama kemudian, saat kepala ini mereng sedikit ke arah Giant Hypermarket, saya melihat seleret sabit merah di atas Giant. A-ha, itu dia! Rupanya dia baru saja keluar dari bayangan bumi. Iya sih, di zona waktu barat (WIB) kita hanya bisa mengamati gerhana mulai sesaat sesudah puncak gerhana total hingga gerhana usai. Segeralah teleskop diarahkan ke arah timur mengikuti bulan. Sesi pemotretan menyusul kemudian. Merekam momen-momen bulan meninggalkan bayangan bumi. Dengan kamera dan mata.
 Sementara itu, rekan sekomunitas langitselatan.com juga melaporkan via sms keberhasilan mereka mengamat gerhana bersama siswa-siswa Sekolah Alam yang sedang berkemah di Bukit Dago. Ada juga sms dari rekan lain di Jakarta. Sayangnya, dia tidak berhasil melihat. Bulan bersembunyi di balik pohon, katanya. Hendak naik ke atap tidak bisa. Haaa, ya wes lah....
Di tengah keriuhan hilir mudik kendaraan di Jl. Dr. Djundjunan (Jl. Pasteur), bergema takbir memuji kebesaran-Nya. ~~~~~ note: photo credit: Nggieng - Lapan
|  | Venus terlihat lewat di belakang Bulan (okultasi). Dan itu berlangsung sekitar 1 jam. Ada observasi di sekolah. Yippi!
Zeiss Refractor dipakai untuk mengintip Venus yang akan menuju "persembunyian" sementara sementara Zeiss Double Astrograph digunakan untuk merekam even ini. Fernando punya video-nya. Waktu masih di sana (dengan bandwidth yang lebar tentunya) saya berniat mengunggahnya di multiply tapi tidak bisa karena ukuran file-nya terlalu besar, melebihi yang dibolehkan oleh multiply. Ya suds... kalau foto bisa di-resize, lha kalau movie bagaimana caranya ya? |
| Start: | Aug 25, '07 08:00a | | End: | Aug 26, '07 11:00a | | Location: | Stasiun Pengamat Dirgantara Tanjungsari, Sumedang |
Dalam rangka memperkenalkan dan memasyarakatkan astronomi secara luas kepada khalayak, maka tim Rig-K dan HIMASTRON ITB bersama-sama mengadakan acara pertemuan dalam bentuk star party untuk para skywatcher dan semua orang yang tertarik untuk mengenal astronomi. Starparty adalah tempat yang tepat bagi pengunjung yang ingin berbagi pengetahuan tentang antariksa. Pengunjung juga bisa memasang teleskopnya di sana. Berbagi ilmu memakai teleskop, peta langit, membidik galaksi, nebula atau objek deep-field lainnya bisa juga dilakukan. Pastinya starparty adalah ajang yang tepat untuk menyalurkan hobi dan rasa ingin tahu pengunjung akan dunia yang kita tempati ini, bumi dan alam semesta. Tersedia juga alat, perlengkapan dan tenaga ahli untuk menikmati langit. Pertemuan ini ditujukan untuk membangun sinergi antar pecinta astronomi di Indonesia dan secara khusus yang tergabung dalam komunitas astronomi di Indonesia. [info detail bisa didapatkan di http://langitselatan.com/starparty/]
Perburuan planet yang mengorbit bintang selain Matahari (exoplanet) menempuh sejarah yang panjang dan berliku-liku. Pada awalnya pencarian planet ini umumnya menggunakan metode astrometri. Ide dasarnya adalah mengukur perubahan posisi dan gerak bintang akibat adanya benda lain di dekatnya (dalam kasus ini ya planet). [Ini tulisan saya untuk langitselatan.com. Sebagai lanjutan dari bagian pertama, kali ini tentang lika-liku pencarian exoplanet, dari yang semula diduga planet eeeeh ternyata bukan, lalu menemukan lagi eeh ternyata juga bukan, sampai akhirnya tahun 1995 mimpi itu terwujud. Selengkapnya baca di sini]
Persiapan acara Astronomical gathering : Southern Sky Star Party 2007 aka SSAG 2007, pada tanggal 25-26 Agustus 2007 masih terus berlangsung dengan baik. Setiap informasi mengenai acara ini bisa dibaca di www.langitselatan.com/starparty
Waktu Acara Kami ingin mengingatkan kembali kalau SSAG 2007 dilangsungkan tanggal 25-26 Agustus 2007, mundur dari perencanaan semula tanggal 18-19 Agustus.
Pendaftaran Pendaftaran resmi telah dibuka dan bisa dilakukan jika belum mendaftar via halaman www.langitselatan.com/starparty/pendaftaran/ atau email ke starparty@langitselatan.com
Biaya Pendaftaran, Pembayaran dan Konfirmasi Pembayaran Biaya pendaftaran Rp. 75.000 - untuk umum. Untuk anak-anak dibawah 6 tahun tidak dikenakan biaya. Pembayaran dapat dilakukan via transfer ke : Dhany Dewantara No. rekening : 7330182142 BCA Cabang Cilandak KKO I
Batas waktu pembayaran tanggal 22 Agustus 2007.
Konfirmasi pembayaran bisa dilakukan dengan mengirimkan no transaksi dan keterangan transaksi atau bukti pembayaran ke starparty@langitselatan.com atau bisa juga dilakukan via halaman www.langitselatan.com/starparty/konfirmasi-pembayaran/
Program (Aktivitas) Dalam acara star party, akan dibagi dalam 4 lokasi yakni : 1. Naked eye observation 2. Astrofotografi 3. pengamatan dengan teleskop 4. Workshop dan media group. Selain acara star party dan hiking, akan diadakan juga acara tur ke tempat wisata di sumedang, jalan-jalan ke peternakan sapi pada hari Minggu pagi tanggal 26 Agustus 2007. Daftar acara terdapat di http://langitselatan.com/starparty/aktivitas/
Keberangkatan Untuk keberangkatan menuju lokasi acara, peserta bisa langsung ke lokasi atau berkumpul di ITB untuk berangkat bersama-sama dengan bus yang disediakan panitia.
Akomodasi, Peta Lokasi Informasi lebih lanjut untuk akomodasi dan peta lokasi akan disampaikan melalui email pengumuman ke-3. http://langitselatan.com/starparty/akomodasi/
on behalf of SSAG 2007 committee
Dimulai dari mana? Bayangkan! Big Bang baru saja terjadi, alam semesta masih begitu dini. Elektron, proton, dan neutron terbentuk. Temperatur miliaran derajat Kelvin tingginya dan tekanan yang tak terbayang kuatnya; proton berfusi dengan proton membentuk inti helium dan lithium. Detik-detik berlalu,.... (baca selengkapnya di http://langitselatan.com/).
Peluncuran misi COROT (Convection, Rotation and Planetary Transits)
belum genap 5 bulan berselang dan telah berhasil mendeteksi planet
luar-surya. Planet yang dinamai CoRoT-Exo-1b ini mengorbit bintang
serupa Matahari, terletak di rasi Monoceros (kira-kira 1500 tahun
cahaya jauhnya dari kita).... [baca selengkapnya di http://langitselatan.com]
| Start: | May 1, '07 01:00a | | Location: | Ruang Seminar 2 Program Studi Astronomi ITB |
Kelas Filsafat Sains kembali mengadakan acara nonbar -- nonton bareng. Kalau tahun lalu kan The Day After Tomorrow, sekarang An Inconvenient Truth. Sama-sama mengusung tema global warming. Hmm... ngopi sambil nonton. Slrp, slrp. Oi, oi, diskusi!
Link: http://langitselatan.com/Situs (dan forum) astronomi Indonesia dan berbahasa Indonesia (ya iya laaah). Dikelola oleh sekelompok orang berlatar pendidikan astronomi dan astronom amatir yang berkomitmen memasyarakatkan ilmu astronomi seluas-luasnya di Indonesia.
...."oleh astronom untuk astronom dan masyarakat Indonesia"
| Start: | May 8, '07 3:00p | | End: | May 8, '07 4:45p | | Location: | ITB, GKU Timur, Ruang 9231 |
Kuliah umum lagi, euy! Pembicara: Dr. Premana W. Premadi
| Start: | May 5, '07 09:00a | | End: | May 5, '07 10:45a | | Location: | ITB, GKU Timur, Ruang 9231 |
Ahai, kuliah umum lagi...Pembicara: Dr. Soehardja D. Wiramihadja.
| Start: | Apr 28, '07 09:00a | | End: | Apr 28, '07 10:45a | | Location: | ITB, GKU Timur, Ruang 9231 |
Pembicara: Dr. Mahasena Putra Bintang lahir dalam kemelut awan, tumbuh, menjadi dewasa... lalu mati... lalu...
| Start: | Apr 21, '07 09:00a | | End: | Apr 21, '07 10:45a | | Location: | ITB, Gedung Oktagon, Ruang 9020 |
Sudah jelas dari judul hehehe.... Why, as eager as always, to enrich my perspective in exoplanets... One day u'll say, "Fly me to Epsilon Eridani,' perhaps....
| |