 | Category: | Books | | Genre: | Comics & Graphic Novels | | Author: | Reiko Shimizu |
Barangkali ini komik pertama yang menguras air mata saya. Tunggu sebentar. Apakah saya sudah sedemikian cengeng atau memang cerita dalam Wild Cats sungguh menyentuh? Putuskan setelah kamu membacanya hehehe.
Gambarnya bagus. Garis-garisnya lembut. Penokohannya OK. Ekspresinya pas banget. Kalau orang bilang mata adalah cermin jiwa, di sini mata - hanya dengan ekspresi mata, perasaan tokoh sudah cukup terwakilkan. Barangkali saya hiperbola? Tentukan setelah kamu membacanya.
Dalam Wild Cats ada 3 bagian cerita. Dua bagian pertama bertutur tentang hubungan manusia dengan binatang peliharaannya. Bagian ketiga, sama sekali tidak berkaitan dengan dua bagian lain, bertutur tentang rahasia. Dua cerita awal itulah yang membuat air mata saya tumpah menganak sungai (memalukan!) di samping saya bisa tersenyum untuk adegan-adegan konyolnya.
Benarkah binatang peliharaan bisa punya ikatan emosi yang kuat dengan pemiliknya sehingga rela melakukan apa saja untuk tuannya itu? Benarkah kalau binatang seliar dan sekuat singa bisa semanis anjing dan selembutkucing kalau sejak bayi tidak "disadarkan" bahwa dia itu singa? Apakah binatang juga punya emosi, perasaan tersisih, punya keinginan untuk selalu berada di samping seseorang yang menganggapnya penting? Apakah mungkin dia punya rasa malu dan tidak berharga karena sudah mengecewakan tuannya? Apakah dia bisa menyadari bahwa nasibnya yang terombang-ambing di masa lalu hanyalah suatu "cara" untuk membawanya pada seseorang yang mengakui keberadaannya, menganggapnya segalanya, seseorang yang diimpikannya?
Saya rasa cuma metafora (eh, bener nggak sih istilahnya? :p) tapi kena banget. Eh. memelihara singa kayaknya seru juga ya. Hmmm..... *membayangkan punya singa*
Kalau untuk cerita bagian ketiga, saya cuma punya tiga kata: nggantung tapi keren ;) 
| |
|