Blog EntryOde to AlienJan 14, '08 1:43 AM
for everyone
Sewaktu membuka halaman-halaman akhir dari tulian C. D. Impey dalam Vistas in Astronomy (1995) berjudul The Search for Life in The Universe: A Humanistic Perspective, saya terantuk pada puisi di bawah. Perdebatan mengenai kehidupan di luar Tata Surya menempati arena budaya yang luas, tulis Impey. Saat itu dukungan untuk SETI (Searh for Extraterrestrial Intelligence) sangat minim dari Kongres AS. Pendanaan seret dan olok-olok mencari alien dihembuskan. Di sisi lain, publik justru mendukung meskipun dukungan ini didorong atas keyakinan adanya alien alih-alih pemahaman ilmiahnya. Impey wrote, "Arts and Humanities can bridge the gap between knowledge and ignorance." Bukankah imajinasi fiksi sains telah begitu menakjubkan? Dan, puisi karya Diane Ackerman berjudul Ode to Alien (1983) ini menurut Impey menunjukkan bahwa kehidupan di alam semesta (kehidupan di luar Bumi) menempati domain penyair sama banyaknya dengan domain ilmuwan.

Beast, I've known you
in all love's countries, in a baby's face
knotted like walnut meat,
in the crippled obbligato
of a polio-stricken friend,
in my father's eyes
pouchy as two marsupials,
in the grizzly radiance
of a winter sunset, in my lover's arm
veined like the blue-ridge mountains.
To me, you are beautiful
until proven ugly.

Anyway, I'm no cosmic royalty
either: I'm a bastard of matter
descended from countless rapes
and invasions
of cell upon cell upon cell.
I crawled out of slime;
I swung through the jungles
of Madagascar;
I drew wildebeest on the caves at Lascaux;
I lived a grim life
hunting peccary and maize
in some godforsaken mudhole in the veldt.

I may squeal
from the pointy terrorof a wasp,
or shun the breezy rhetoric
of a fire;
but, whatever your form, gait, or healing,
you are no beast to me,
I who am less than a heart-flutter
from the brute;
I who have been beastly so long.
Like me, you are the pool
of quicksilver in the mist,
fluid, shimmery, fleeing, called life.

And life, full of pratfall and poise,
life where a bit of frost
one morning can turn barbed wire
into string of stars,
life aromatic with red-hot pizzazz
drumming ha-cha-cha
through every blurt, nub, sag,
pang, twitch, war, bloom of it,
life as unlikely as a pelican, or a thunderclap,
life's our tour of duty
on our far-flung planets,
our cage, our dole, our reverie

Have you arts?
Do waves dash over your brain
like tide rip along a rocky coast?
Does your moon slide
into the night's back pocket,
just full when it begins to wane,
so that all joy seems interim?
Are you flummoxed by that millpond,
deep within the atom, rippling out every star?
even if your blood is quarried,
I pray you well,
and hope my prayer your tonic.

I sit at my desk now
like a tiny proprietor,
a cottage industry in every cell.
Diversity is my middle name.
My blood runs laps;
I doubt yours does,
but we share an abstract fever
called thought,
a common swelter of a sun.
So, Beast, pause a moment,
you are welcome here.
I am life, and life loves life.

~~~~~
Catatan:
Gambar di atas adalah Arecibo Message, pesan digital yang dikirimkan ke gugus bola M13 dari teleskop radio Arecibo di Puerto Rico (kalau pernah nonton film Contact, pasti kebayang kayak gimana heheheh) dan terkenal sebagai usaha umat manusia berkomunikasi dengan makhluk luar angkasa (E.T). Gambar diperoleh dari news.cornell.edu.

lenakei wrote on Jan 14
ehhhmmm, bunyi pesan yang dikirim dari angkasa luar itu apa, dibales gak pesennya. masih skeptis nih mbak soal alien, UFO, dll, tapi seneng banget nonton star war, contact, ET dan isu soal UFO.
lenakei wrote on Jan 14
sorry salah tulis, yang dikirim ke angkasa luar maksudnya ...
nududy wrote on Jan 14
waduuuh..buat orang awam seperti saya kayanya rumit banget nie mencernanya he2...

-Dudee-
ratnasatya wrote on Jan 14
lenakei said
ehhhmmm, bunyi pesan yang dikirim dari angkasa luar itu apa, dibales gak pesennya. masih skeptis nih mbak soal alien, UFO, dll, tapi seneng banget nonton star war, contact, ET dan isu soal UFO.
>> lena:
karena gambar akan jauh lebih bisa menjelaskan daripada kata-kata, penjelasan mengenai pesan apa yang dikirim bisa lena telusuri dari link yang sudah aku kasih di atas hehehehehe....
Pesennya dibales atau nggak... lho, Len, nyampe juga belum... gugus bola M13 itu jauhnya 25000 tahun cahaya (1 tahun cahaya = jarak yang ditempuh cahaya dalam waktu 1 tahun, dengan kecepatan cahaya = 300 juta meter per detik di ruang hampa). Sebagai perbandingan cahaya dari Matahari membutuhkan waktu 8 menit untuk sampe ke Bumi. Nah, klo sinyal yang dikirim arecibo berkecepatan sama dengan kecepatan cahaya dan sinyal itu dikirim tahun 1974... kebayang kan kapan sampainya hehehehe ;)

skeptis ya len... klo aku optimis. alien di benakku bukan melulu makhluk berkuli hijau berwajah segitiga dan berjari tiga tapi apapun bentuk kehidupan (cerdas?) yang ada di luar Bumi... kenapa begitu.... karena dalam satu Galaksi Bima Sakti aja ada bermilyar-milyar bintang (padahal di alam semesta ini ada jutaan galaksi), jadi alangkah sepinya kalau hanya ada 1 bentuk kehidupan, yakni di Bumi :)
ratnasatya wrote on Jan 14
nududy said
waduuuh..buat orang awam seperti saya kayanya rumit banget nie mencernanya he2...
hmm.... baca puisinya aja, dee. puisi u/ alien yang dianggap cakep sebelum terbukti jelek, yang sama-sama hidup seperti manusia :)
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help